Sabtu, 25 April 2015

Study Tour 2015 ~Prelude~

14 April 2015
     
            Kegiatan HMJTE periode 2014-2015 ditutup dengan Study Tour. Pembimbing kegiatan Study Tour 2015 adalah Bapak Andrew Joewono, ST. MT dan Ibu Diana Lestariningsih, ST. MT. Tujuan Study Tour kali ini adalah daerah Surabaya - Bali. Alasan diadakannya ke tujuan tersebut adalah industri-industri di jalur Surabaya - Bali mudah dijangkau baik secara kualitas dan harganya. Hari ini, dari Kampus Kalijudan para mahasiswa terlihat sangat antusias dan datang tepat waktu.


Semangat Antusiasme Para Peserta dan Panitia Study Tour

        Setelah meninggalkan Kampus Kalijudan, para rombongan berjalan menuju perusahaan PT Wahana yang terletak di kawasan Legundi untuk mengetahui tentang kecanggihan mesin - mesin industri yang digunakan untuk memproduksi kusen. Ketika rombongan akan menuju ke PT Wahana, rombongan dipandu oleh Bapak Andreas (Lulusan JTE 2006) selaku Technical Manager dari PT Wahana. Sesampainya di PT Wahana. Rombongan diterima langsung oleh Bapak Sonny selaku General Manager dan para rombongan terbagi atas 8 regu yang dipimpin oleh seorang karyawan di bidang teknik setiap regunya. Berdasarkan dari pimpinan regu, proses pembuatan kusen di PT Wahana dibuat dari bahan mentah (lembaran kayu lapis) yang melewati proses laminasi, cutting, edging, drilling, hingga proses assembly-nya.


Bahan Baku Kusen


Laminasi



Cutting


Edging



Drilling


Assembly

        Di balik mesin - mesin yang canggih, disitulah ada pengaturan PLC yang super efektif dan efisien serta operator yang handal pula. Yup, seperti inilah mesin PLC yang dgunakan dan operatornya:


PLC


Operator dan mesin PLC

         Setelah puas bertanya jawab dengan direksi PT Wahana dan mencoba kelembutan produk spring bed dan kasur lipat. Pak Sonny memberikan lowongan bagi siapa saja yang mau melakukan kerja praktek di PT Wahana dengan fasilitas uang transport yang sudah disediakan oleh pihak Wahana. Bagi yang berminat, bisa menyerahkan lowongan kepada Pak Andrew. Pak Andrew memberikan sedikit kata kesan dan pesan di PT Wahana serta terjadi penyerahan kenang-kenangan yang dilakukan oleh ketua HMJTE periode 2014-2015.


Kesan Pesan yang Disampaikan Bapak Andrew


Penyerahan Plakat untuk PT Wahana

            Selanjutnya rombongan meneruskan perjalanan menuju perusahaan CV Sinar Badja Electric II yang terletak di jalan Raya Pilang Sidoarjo, perusahaan ini bergerak di pembuatan speaker aktif dan furnitur. Rombongan disambut baik oleh Pak Marco selaku pihak HRD dari CV Sinar Badja Electric II. Karena tidak boleh mengambil gambar pada perusahaan ini, maka kami akan bercerita sedikit tentang pembuatan speaker active dan furniture. Untuk di perusahaan ini, proses awalnya lembaran kayu lapis dipotong terlebih dahulu baru dilaminasi. Hal ini dilakukan, karena ketebalan kayu yang dipakai untuk pembuatan speaker memiliki tebal yang berbeda-beda dan bentuknya untuk setiap mesin potong dan laminasi dibedakan juga menurut tipe-tipe speaker yang akan dibuat. Selanjutnya dilakukan proses pembuatan pola speaker, lalu dilanjutkan pada proses pengecatan. Berikutnya dilanjutkan proses assembly dan testing audionya barulah dipackage ke pasar. Untuk merek yang diproduksi oleh perusahaan ini adalah merek ROADMASTER. Setelah kunjungan, dilakukan penutupan kesan - pesan oleh Bapak Andrew, penyerahan plakat oleh Ketua Panitia Study Tour 2015, dan foto bersama.


Para Mahasiswa di depan Sinar Badja


Penyerahan Plakat untuk CV Sinar Badja Electric II

            Usai melakukan kunjungan pada kedua perusahaan tersebut, rombongan langsung meluncur pada pulau Bali. Bagaimanakah petualangan rombongan Study Tour 2015 di pulau Bali? Ikuti terus ceritanya pada blog ini!


Ugh...Capek, tidur dulu ahh!



Nikmatnya Makan Malam Bersama Teman-teman Rombongan

Supported by : Universitas Katolik Widya Mandala Suarabaya, Jurusan Teknik Elektro, dan Gemini Tour and Travel

Salam HMJTE...

Jumat, 27 Maret 2015

Electrical Challenge 2015 : Go Young Engineer!!!

             Seperti yang kita tahu dari taglinenya, Electrical Challenge tahun ini memang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Bila biasanya Electrical Challenge merupakan lomba dimana para mahasiswa Elektro angkatan baru dengan angkatan lama menguji pengetahuan dan pengalamannya di bidang elektronika berupa lomba rally, maka pada tahun ini Electrical Challenge berubah konsep menjadi suatu lomba yang menggunakan kemampuan mahasiswa angkatan baru dalam merencanakan dan membuat alat sederhana berdasarkan pada pengetahuan dan ilmu yang selama ini mereka peroleh dari mata kuliah dan pengalaman mereka masing-masing. Namun, mereka tidak hanya bersama teman angkatannya saja melainkan ada mentor yang "ditugaskan" secara khusus mendampingi mereka dalam pembuatan alat. Mentor-mentor tersebut adalah mahasiswa-mahasiswi angkatan 2011 - 2013. 

          Acara ini diselenggarakan pada tanggal 13 Februari 2015 dan peserta diberi waktu satu minggu sebelum acara untuk mempersiapkan alat, poster, dan ppt tentang alat yang dibuat. Juri pada acara Electrical Challenge 2015 adalah Pak Hartono Pranjoto dan Pak Widya Andyardja. Penilaian peserta didasarkan pada cara peserta mempresentasikan alat dan keterampilan menjawab pertanyaan juri yang mencakup penguasaan materi dan kesiapan materi peserta, kreativitas peserta yang mencakup tentang penampilan alat dan berfungsi atau tidak berfungsinya alat tersebut serta efisiensi dari alat tersebut. Ada sepuluh alat menarik yang dibuat oleh para peserta, berikut ini list judulnya beserta serta sedikit penjelasan tentang alat tersebut:

Kelompok 1 : Alat Pengukur Tinggi Badan Otomatis
  • Alat Pengukur Tinggi Badan Otomatis dirancang dengan memanfaatkan mikrokontroler dansensor ultrasound. Prinsip kerjanya adalah dengan memantulkan gelombang ultrasound pada lantai dan ditangkap oleh receiver lalu ditampilkan pada LCD berupa tinggi dari pengguna dalam satuan cm.
Kelompok 2 : Photopletysmograph
  • Alat ini digunakan untuk mengukur denyut nadi melalui jari manusia. Prinsip kerjanya adalah dengan memanfaatkan warna pekat darah yang mengalir pada pembuluh darah pada jari manusia yang ditangkap sebagai pendeteksi gelap terang oleh photodioda dan hasil dari gelap terang photodioda tersebut ditampilkan pada lampu LED.
Kelompok 3 : Detektor Ketinggian Air
  • Prinsip kerja dari alat ini adalah memanfaatkan air sebagai saklar penghubung ON-OFF rangkaian dimana bila air sudah menyentuh tembaga yang dipasang sebagai pembatas tinggi pada suatu bedungan atau penampung air, maka rangkaian akan ON lalu memberi output berupa suara buzzer dan nyala lampu LED.
Kelompok 4 : Lampu Lalu Lintas Berbasis Mikrokontroler
  • Pada alat ini, mikrokonroller akan memprogram lampu LED yang menyala secara bergantian dalam batas waktu tertentu. Lampu LED berwarna merah, kuning, dan hijau seperti pada lampu lalu lintas dan mikrokontroller diprogram seperti pada umumnya lampu merah, kuning, dan hijau pada lampu LED menyala pada perempatan jalan secara nyata.
Kelompok 5 : Sensor Penghitung Otomatis
  • Sensor ini dibuat memanfaatkan lampu pada remote kontrol mainan anak dan menggabungkannya dengan rangkaian seven segment sebagai counter disaat ada objek yang lewat melalui sensor tersebut.
Kelompok 6 : Sensor Suhu
  • Sensor suhu yang dibuat dengan memanfaatkan IC LM35 sebagai pendeteksi suhunya lalu dioutputkan dengan kipas angin yang menyala (ON) bila suhu pada LM35 melebihi suhu  ruangan (300 K) dan bila suhu sudah kembali pada suhu ruangan, maka secara otomatis kipas angin akan berhenti berputar (OFF).                  
Kelompok 7 : Pengisi Bak Mandi Otomatis
  • Prinsip kerja alat ini hampir sama dengan alat "Detektor Ketinggian Air", perbedaannya terletak pada output. Output pada alat ini adalah kran air yang ON bila bak mandi kosong atau di bawah batas ketinggian air pada bak mandi dan OFF bila pada batas ketinggian airnya.
Kelompok 8 : Sensor Kuota Parkir
  • Alat ini dibuat dengan memanfaatkan sensor cahaya yang dihubungkan dengan rangkaian digital dimana di outputkan oleh seven segment untuk memberi tahu sisa tempat yang ada. Bila ada kendaraan yang tiba-tiba keluar, maka secara otomatis seven segment akan mengoutputkan sisa tempat parkir yang bisa ditempati dengan presisi. 
Kelompok 9 : Penyiram Tanaman Otomatis
  • Penyiram Tanaman Otomatis memanfaatkan sensor kelembaban tanah yang ditanamkan pada tanah pot tanaman untuk memonitor kadar air di dalam tanah yang diperlihatkan pada jajaran lampu LED yang berwarna merah (sangat kering) hingga hijau (cukup lembab) dan bila LED berada pada jajaran lampu yang mendekati warna merah, maka secara otomatis tanaman diberi air hingga LED berwarna hijau. 
Kelompok 10 : PLTMh (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro)
  • Ide alat ini adalah menggunakan aliran air dalam jumlah kecil untuk diubah menjadi energi listrik. Hal itu bisa diwujudkan dengan menggunakan turbin sederhana untuk memutar air mengalir dan setelah itu dihubungkan pada generator untuk mengubah putaran turbin mejadi energi listrik.
Berikut ini adalah beberapa foto dokumentasi antusias peserta dan juri pada saat acara berlangsung :


Pak Hartono dan Pak Widya mencoba salah satu alat peserta


Mahasiswi-mahasiswi angkatan 2014 yang mempresentasikan alat mereka. 


"Alat kami ngga kalah keren lhoo!"

 

Keceriaan peserta dan panitia di Electrical Challenge

Beginilah antusiasme semangat kompetitif para engineer-engineer muda masa depan. Bagaimanakah dengan kelanjutan dan inovasi konsep Electrical Challenge mendatang? Nantikan saja pada periode HMJ berikutnya!

Salam HMJ-TE :) 

Rabu, 03 Desember 2014

ES TEH MANIS (Electrical Student and TEacHer MotivAtioN Improvement dayS)!!!

ES TEH MANIS?! Apa ya kira-kira? Hmm... Kegiatan ini diadakan pada tanggal 15-16 November 2014 untuk mengembangkan motivasi dan menambah keakraban antara para dosen dan mahasiswa. Dengan antusias, mereka berangkat pada pukul 07.00 pagi ke PPLH Seloliman yang terletak di Pacet, Trawas, Mojokerto untuk mengamati Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro.


Guide PPLH Seloliman


Para Peserta Kegiatan "ES TEH MANIS"


Bapak Andrew dan Guide PPLH


Perjalanan para peserta menuju Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro


Hati-hati lewatnya, bu:)


Alat-alat untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro


Kegiatan tersebut dilanjutkan hingga makan siang. Setelah itu para peserta melanjutkan perjalanan menuju Mojopahit Agro Lestari Sativa, Pacet-Mojokerto.


"Jalan ke bus, yuk!"


Absen...Absen ;)


Perjalanan menuju Sativa

Sesampainya disana dilanjutkan dengan acara presentasi "Kapita Selekta" oleh Bapak Albert dan "Teknik Biomedika" oleh Ibu Lanny. Lalu, acara dilanjutkan dengan ishoma dan berlangsung lagi untuk persiapan sarasehan. Sebelum ishoma, peserta dibagikan kertas untuk memberi saran dan kritik pada dosen.

Ibu Lanny memberikan materi pengenalan tentang Teknik Biomedika


Para pendengar presentasi


Penulisan Kritik dan Saran


Nampang dulu ya.... :)


Makan Malam

Setelah makan malam, sarasehan berlangsung hingga pukul 21.00. Beginilah suasana sarasehannya!


Bapak Hartono menyampaikan harapannya pada mahasiswa


Bapak Widya menanggapi kritik dan saran mahasiswa


Pak Albert menanggapi saran dan kritik mahasiswa beserta dosen


Mahasiswa menyampaikan opininya

Setelah sarasehan berlangsung dilanjutkan dengan acara keakraban berupa BBQ.





Suasana saat BBQ Party


Ekspresi keceriaan peserta


Hmm...Enak

Hari kedua dilanjutkan dengan kegiatan Outdoor dan permainan keakraban antar mahasiwa dan dosen.


Siap-siap menyusuri sungai
               

     

Para peserta melakukan kegiatan Outdoor

Setelah itu, para peserta ikut menyusuri sungai. Berikut ini cara-cara para peserta:


Lewat atas


Lewat bawah bersama-sama


Lewat bawah sambil menjinjing sandal

Permaianan tersebut dibagi atas dua babak , babak pertama antar Mahasiswa dan babak kedua antar mahasiswa dan dosen. Permainan di babak pertama adalah "lingkaran kertas" dan "telur diujung tanduk. Permainan "lingkaran kertas' merupakan permainan yang memanfaatkan kertas HVS A4 yang harus membentuk menjadi lingkaran dengan cara apapun agar dapat memasukkan semua anggota kelompok didalam lingkaran yang terbuat dari kertas HVS tersebut. Sementara permainan berikutnya adalah setiap peserta harus memilih satu orang untuk memasukkan bola ke dalam baki yang diberi jarak sebesar 1,5 meter dan terletak diatas botol aqua 1,5 liter. Berikut ini keceriaan mereka:


Permainan#1 : Kelompok paling gigih


Permainan#2: "Ayo masukkan bolanya!1...2...3!"

 Permainan di babak kedua berupa tali rafia. Pada setiap anggota diberi dua tali rafia (satu besar dan satu kecil), dan setiap anggota tidak boleh mlepaskan gandengan tangan namun kedua tali rafia itu harus kembali ke tempat semula dipasangnya tali rafia itu.

Setelah itu dilanjutkan acara motivasi oleh Bapak Hartono. Dimana Pak Hartono mengibaratkan sebuah gunung sebagai masa studi yang ditempuh mahasiswa. Untuk mencapai "gunung" tersebut, beberapa rute yang mulus hingga berbahaya harus ditempuh. Intinya, suatu masa studi yang ditempuh oleh setiap mahasiswa itu berbeda-beda namun tetap pada satu tujuan pasti yaitu LULUS. Namun, cara setiap orang untuk mencapai ke-LULUS-an tersebut ditempuh dengan cara yang berbeda-beda dan pastinya akan menimbulkan kebanggaan tersendiri yang unik tentang masa-masa kuliah itu.


Bapak Hartono menyampaikan motivasi pada mahasiswa

Setelah itu, acara ditutup dengan kesimpulan dari Bapak Albert tentang acara "ES TEH MANIS". Lalu, dilanjutkan dengan foto-foto dan makan siang. Setelah itu, semua peserta pulang ke Kampus Kalijudan untuk pulang ke rumah masing-masing.


Peserta dan Panitia acara ES TEH MANIS


Sayonara

Jumat, 28 November 2014

PELATIHAN SOFTWARE

Pelatihan Software merupakan pelatihan yang ditujukan pada para mahasiswa baru dengan pelatihan program penunjang studi diman program yang digunakan antara lain MATLAB Proteus dan PLC Pelatihan ini diadakan pada tanggal 10 ,17 dan 23 Oktober 2014

Pelatihan MATLAB




Pelatihan Proteus 



Pelatihan PLC


Jumat, 24 Oktober 2014

What's up on October 23th, 2014?

Wartawan Jawa Pos dan POTENTIA datang ke jurusan Teknik Elektro untuk mewawancarai dosen dan mahasiswa Teknik Elektro (ibu Diana Lestariningsih dan saudara Dieka)

 
Nantikan beritanya di Jawa Pos dan POTENTIA!

Salam HMJ TE

Rabu, 22 Oktober 2014

NTUST Scholarship 2014

Seluruh civitas UKWMS terutama jurusan Teknik Elektro patut berbangga. Pada hari Kamis, 16 Oktober 2014, para professor NTUST datang ke Kampus Kalijudan mencari mahasiswa-mahasiswa terbaik jurusan Teknik Elektro untuk memberikan beasiswa S2 di NTUST dari Department Computer Engineering dan Electical Engineering.


Financial Aid yang diberikan untuk beasiswa mahasiswa S2 berjumlah sebesar 329.431 USD yang setara dengan 4 juta Rupiah dan ditambah dengan proyek yang bernilai 1,000 USD bisa terbiayai hampir 12 juta rupiah dan itu sudah tidak membayar biaya perkuliahan...Wow...


Professor-profesor NTUST


Dekan Electrical Engineering NTUST

Inilah para penerima beasiswa NTUST tahun ini:


Calvin Prasetya L. (angkatan 2010)


Daniel Ivan P. (angkatan 2011)

Congratz pada mereka. Semoga mereka mampu mencetak prestasi gemilang saat S2 maupun saat di dunia kerja nantinya. Untuk mahasiswa-mahasiswa yang belum terpilih, jangan sedih dulu. Masih ada tahun depan untuk mencoba lagi kok. Selain itu, untuk mahasiswa angkatan bawah harus tunggu sampai semester 7 dulu baru boleh mencoba seleksi beasiswa S2 ini.

Tetap semangat belajar, tingkatkan skor TOEFL kalian hingga min. 550, and Keep On Trying
  

 Salam HMJ TE