Kamis, 24 Oktober 2013

Metering Data Collection Delta Wye

Nama : Daniel Ivan ( 5103011012 )

Preview
Saat ini meter elektronik mampu melakukan fungsi yang lebih kompleks dibandingkan dengan meter yang berbasis elektromagnetik. Dari meter elektronik yang berbasis teknologi Automatic Meter Reading tersebut dapat menampilkan bermacam- macam hasil rekaman besaran listrik hingga tersedianya akses komunikasi. Namun sistem tersebut kurang optimal jika tidak dilengkapi dengan software sebagai alat baca rekamannya.

Dengan hadirnya fitur komunikasi bisa dibilang cara membaca meter listrik (kWh meter) mengalami perubahan. Pengguna tidak perlu lagi melihat indicator secara manual, bahkan pengguna dapat mengakses ke meter dari jarak jauh menggunakan teknologi seperti GSM, GPRS, TCP/IP, dll.

“Anti Maling Listrik”

Teknologi ini bisa menjadi solusi bagi para penyedia jasa pasokan listrik untuk menindaklanjuti para konsumen “nakal” yang mencuri listrik dengan mengubah sistem kelistrikan yang sudah berlaku. Dengan menggunakan local database dan penyimpanan data pelanggan meter bisa digunakan secara terstruktur, aman dan mudah karena hadirnya fasilitas manajemen data delta wye. Bahkan
Berikut contoh interface Delta Wye yang digunakan gardu induk maupun pembangkit swasta.

Teknologi Komunikasi
Banyak media yang tersedia untuk mengakses sistem ke meter, seperti direct cable, Optical Probe, Modem (GSM, GPRS, CDMA) atau lewat koneksi local TCP/IP.


 
Contoh metering berbasis ARM dan aplikasi dari modul komunikasi
 

 

Partial Discharge and Corona Detection Portable

Nama : Welly Octanius ( 5103011002 )

Company Profile and Products

PT. INES merupakan sebuah perusahaan yang bekerja di bidang Intellegent Network and Energy Solution. PT.  INES tersebut memproduksi beberapa produk antara lain seperti Partial Discharge and Corona Detection dan Cosmo T . Partial Discharge and Corona Detection memiliki dua tipe yaitu PDM 300D ( Portable Type ) dan PDM 200 A ( Installation Type ). Kedua tipe tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mengukur besarnya corona dan partial discharge pada jala-jala listrik tetapi memiliki perbedaan yaitu PDM 300D menampilkan display dalam bentuk grafik sedangkan PDM 200A menampilkan display pada layar LCD.
PDM 300D memanfaatkan sebuah radio frekuensi agar dapat mengamati sinyal pada sebuah Corona dan Partial Discharge ( PD ) dimana alat tersebut dapat mendeteksi PD dan Corona didalam electrical power system dan hasilnya akan ditampilkan pada sebuah layar berupa grafik dan hasil tersebut dapat diambil melalui USB.

Specification Product

Frequency Range
10 – 270 MHz
Level Range
- 82 - + 10 dBm ( 23 dBuV – 115 dBuV )
Detector B/W
1 – 10 MHz
Maximum Input Level
+ 10 dBm
LCD
7 inch TFT ( 800 x 480 ), Colors 65,536
Display
Display PPS Counter, pC Graph Level, Oscilloscope
Sensor Input
BNC 50 ohm
Operation Power
DC 15 V, 2A
Antenna Power
Dipole ANT
I/O Ext Connector
USB Host
Battery Operation Time
3 Hours
Data Storage
SD Card ( 4GB ) / USB Memory
Window Operation System
Window CE 6.0
Size
365 x 269 x 151 mm ( W x L x H )

Lampiran


PDM 300D ( Kiri ) dan PDM 200A ( Kanan )
Bentuk Corona

 

STM Crystalline Silicone

Nama : Oscar Setiawan ( 5103011003 )

     Sumber energi di bumi ini kian berkurang karena adanya pemborosan dalam penggunaan energi tersebut selain itu ada efek samping yang merugikan bagi pengguna dari energi tersebut. Kelangkaan sumber energi ini semakin dipersulit karna energi yang kebanyakan digunakan saat ini adalah sumber energi yang tidak dapat diperbarui. Setiap orang mulai mencoba mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut dengan berinovasi memanfaatkan sumber energi alami yang dapat diperbarui dan tidak menimbulkan poulusi.
      SKY ENERGY INDONESIA menjadi slah satu penyedia jasa untuk memberikan solusi untuk penyelesaian permasalahan yang ada di saat ini. Salah satu produk yang dihasilkan oleh SKY ENERGY INDONESIA salah satunya ialah sistem solar panel dengan nama produk " STM Crystalline Silicon " . Keunggulan dari produk tersebut sel yang digunakan terdiri dari fosil daun dan fosil bebatuan gunung berapi, dan crystal sillicon yang dirancang langsung di Jepang, pemodelan kit yang diproduksi juga tahan lama dikarnakan penyatuan sel dengan cover glass menggunakan silikon, sehingga pemasangan modul ini tidak dipengaruhi oleh alam dan kontur tempat. Berikut lampiran foto spesifikasi alat dan foto saya saat melakukan wawan cara singkat di stand pameran SKY ENERGY INDONESIA :


Rabu, 23 Oktober 2013

Transformer Monitoring System

Nama : Egber Pangaliela ( 5103011009 )
   
    Memantau power transformers secara online menjadi hal yang sangat penting dalam system kelistrikan di masa depan. Keberhasilan dari memantau secara online dilakukan dengan meningkatkan power transformer, mengarahkan kembali waktu atau operasional yang didasarkan pada kondisi pemeliharaan, asset dan kehidupan manajemen serta penyebab kegagalan analysis. PT INES (Total Power IT Solution Provider) yang bertempat di Jakarta, merupakan perusahaan yang mengembangkan alat memantau system transformer, yang dinamakan Cosmo-T. Cosmo-T di gunakan dengan menghubungkannya ke transformer secara lansung atau menggunakan simulator yang lalu dapat di kembangkan dengan koneksi ke PC dimana terdapat alaram dan tampilan untuk memantau kondisi transformer. Cosmo-T memiliki kemampuan seperti:
  • Dapat memberikan status dan informasi dari transformer saat sekarang dan kemungkinan terjadi yang akan datang bila kondisi itu terus berlanjut. Memantau transformer memudahkan memantau dari ruang kontrol dan menjaga keadaan transformer agar tidak memburuk.
  • Memiliki koneksi protocol standar sehingga menawarkan HMI (Human Machine Interface), SAS (Substation Automation System), SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition), DCS (Distributed Control System), ECMS (Electrical Equipment Control and Monitoring System).
  • Memiliki system expert untuk perkiraan seumur hidup yaitu dengan perlindungan thermal (suhu) yang memenuhi standar IEEE.

     Keuntungan menggunakan Cosmo-T dengan program iNES-TMS akan mendatangkan keuntungan secara ekonomi dan teknik tanpa mengurangi pengeluaran dan pengurangan terhadap komisi serta pemeliharaan dan meningkatkan atau memperpanjang umur transformer. Cosmo-T memiliki spesifikasi dan tampilan:

Sabtu, 19 Oktober 2013

Pelatihan PLC 2013

Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro ( HMJ-TE ) mengadakan pelatihan PLC (Omron) pada tanggal 18 Oktober 2013. Pelatihan tersebut diikuti oleh semua mahasiswa baru angkatan 2013 yang berjumlah 13 orang. Pelatihan tersebut bertujuan untuk mengajarkan kepada mahasiswa baru cara membuat suatu kontrol industri dalam bentuk sebuah ladder diagram.

Pada pelatihan tersebut mahasiswa baru diajarkan mengenai pengenalan dari software CX Programmer, tombol dasar yang digunakan pada PLC Omron seperti timer, counter, normally open dan normally close serta membuat ladder diagram. Pelatihan diadakan di Laboratorium Kontrol Industri Teknik Elektro dan pemberian materi disampaikan oleh Yosephat. Pada hari itu terlihat mahasiswa sangat antusias dalam mengikuti pelatihan PLC karena mereka dapat mempelajari suatu hal baru yaitu membuat ladder diagram yang pada akhirnya akan digunakan sendiri oleh mahasiswa dalam perkuliahan maupun dunia kerja.

Berikut adalah foto kegiatan dari pelatihan PLC

Yosephat Menjelaskan Dasar PLC
Peserta Didampingi Oscar Saat Pelatihan
Peserta Mencoba Mengerjakan Soal PLC
Peserta Berdiskusi dengan Yosephat
Bintang Bersama Peserta

Pelatihan Matlab 2013

Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro ( HMJ-TE ) mengadakan pelatihan Matlab pada tanggal 11 Oktober 2013. Pelatihan tersebut diikuti oleh semua mahasiswa baru angkatan 2013 yang berjumlah 13 orang. Pelatihan tersebut bertujuan untuk mengajarkan kepada mahasiswa baru cara mensimulasi perhitungan matematika yang didapat dalam perkuliahan.
Pada pelatihan tersebut mahasiswa baru diajarkan mengenai pengenalan dari software Matlab, tombol dasar yang digunakan pada Matlab serta mensimulasi soal matematika dasar seperti pembuatan matriks, invers matriks, dll. Pelatihan diadakan di Laboratorium Komputer Teknik Elektro dan pemberian materi disampaikan oleh Vincentius C. Bintang. Pada hari itu terlihat mahasiswa sangat antusias dalam mengikuti pelatihan Matlab karena mereka dapat mempelajari suatu hal baru yaitu mensimulasi perhitungan matematika yang pada akhirnya akan digunakan sendiri oleh mahasiswa dalam perkuliahan.
Berikut adalah foto kegiatan dari pelatihan Matlab ....

Bu Yuli Menjelaskan Matlab
Peserta Belajar Bersama dengan Bu Yuli
Salah Satu Simulasi dari Matlab

Rabu, 25 September 2013

Pelatihan Pemasangan Jack Audio

     Pada tanggal 23 September 2013, tim dari Laboratorium Instrumentasi mengadakan sebuah pelatihan kecil yaitu " Pemasangan Jack Audio ". Pelatihan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru angkatan 2013 yang berjumlah 13 orang. Pelatihan ini diadakan di Laboratorium Instrumentasi dengan pembicara yaitu Sutoyo dan Rofieko. Pelatihan ini didakan dengan tujuan agar mahasiswa baru dapat mengetahui cara memasang jack audio dengan benar serta yang pasti jack audio tersebut dapat berfungsi dengan baik. Berikut ini merupakan foto kegiatan dari pelatihan ..... 

Sutoyo Memberikan Contoh Memasang Jack Audio
Para Peserta Pelatihan 
Peserta Mencoba Memasang Jack Audio
Peserta Mencoba Memasang Jack Audio